Selasa, 4 Agustus 2009 18:42 WIB News Share :

Polisi tangkap pelaku teror SMS ke KPU

Jakarta–Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) dan Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku SMS teror yang selama ini meresahkan.

Pelaku, Syahrul (31) ditangkap karena telah menyebarkan SMS yang mengancam akan meledakkan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa pekan lalu.

“Pelakunya sudah kami tangkap,” ujar Kepala Satuan Kamneg Polda Metro Jaya AKBP Daniel Bolly Tifaona kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Jend
Sudirman, Jakarta, Selasa (4/8).

Daniel mengatakan, Syahrul mengirimkan SMS ke 1717 yang berisi,

“Alhamdulillah bom sudah meledak, kerja dengan baik. Hidup Mega dan Prabowo. Tunggu di kantor KPU berikutnya akan saya ledakkan, bersiap-siap.”

SMS tersebut dikirim oleh Syahrul dari nomor 081219623833, yang dikirim ke 1717 pada 17 Juli lalu.

Dari registrasi handphone tersebut, polisi kemudian
melakukan penyelidikan terhadap pengirim SMS.

Syahrul kemudian ditangkap petugas pada Sabtu, 1 Agustus di Mal Lindeteves Trade Center, Glodok, Lantai UG Blok A27 No.7, Jl Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Petugas yang dipimpin langsung oleh AKBP Daniel Bolly Tifaona kemudian menggiring Syahrul ke Mapolda Metro Jaya berikut barang bukti berupa 1 telepon genggam Nokia 3100, SIM Card Simpati dan KTP Syahrul.

Dari keterangan tersangka, pelaku mengaku sebagai simpatisan Mega-Prabowo yang kecewa dan sakit hati karena Mega-Prabowo kalah dalam penghitungan suara Pilpres 2009.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…