Selasa, 4 Agustus 2009 11:22 WIB Internasional Share :

PM Australia janji tak tarik pasukan dari Afghanistan

Cairns–Perdana Menteri Australia Kevin Rudd, Selasa, berikrar tidak akan menarik pasukannya dari Afghanistan meskipun ada pernyataan dari satu komplotan kelompok garis keras yang ditargetkan pada pangkalan militer di Australia.

Rudd mengakui operasi Afghanistan, yang diklaim telah menewaskan 11 prajurit Australia pada bulan lalu, adalah suatu tindakan tidak populer, namun dia mengatakan hal itu perlu dilakukan untuk memutus peluang pelatihan kelompok gerilyawan.

“Ini adalah suatu hal yang sulit dan pertempuran terus berlangsung di Afghanistan, dan saya bisa menerima hal itu,” kata Rudd kepada wartawan.

“Saya juga bisa menerima bahwa tindakan itu tidak populer. Namun jika kami tidak mengatasi ancaman terorisme di berbagai tingkatan, kami harus memberantas tempat para pelaku teror itu dilatih.”

Rudd menyampaikan pernyataan tersebut setelah empat orang ditahan, dalam serangkaian serangan anti-teror di Melbourne yang menggagalkan upaya komplotan serangan bunuh diri terhadap pangkalan militer Australia dengan senjata otomatis.

Ia mengatakan penahanan tersebut tidak ada kaitannya dengan pemboman hotel di Jakarta bulan lalu, yang menewaskan tujuh orang termasuk tiga warga Australia.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….