Selasa, 4 Agustus 2009 12:29 WIB News Share :

LAN
Kenaikan gaji PNS belum tentu tingkatkan pelayanan

Jakarta–Ketua LAN Asmawi Rewansyah mengatakan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) belum tentu akan menaikkan tingkat pelayanan publik , karena hal ini tergantung pula sikap yang berhubungan dengan mereka terutama pengusaha.

“Tidak ada jaminan,” kata Asmawi di Jakarta, Selasa (4/8), di sela sarasehan 52 tahun LAN dengan tema Membangun Pemerintahan Yang Baik”, saat ditanya pengaruh rencana pemerintah menaikkan gaji PNS dan TNI/Polri sebesar lima persen dengan pelayanan publik mulai 2010.

Hal yang sama, kata Asmawi, ia katakan saat penghasilan pegawai Bea dan Cukai juga dinaikkan.

“Saya katakan tidak ada jaminan (pelayanan akan baik),” katanya.

Masalah pelayanan, katanya, tidak hanya tergantung dari PNS saja namun tergantung pula dari reformasi para pengusahanya. Para pengusaha diharapkan pula untuk tidak melakukan suap untuk memperlancar suatu urusan mereka .

“Misalnya jika barang pengusaha tertahan di gudang harus membayar Rp 2 juta, maka bisa saja ia memberikan uang kepada pegawai yang menanganinya sebesar Rp1 juta agar barang tidak perlu masuk gudang,” katanya.

Apalagi, katanya, jika kenaikan gaji PNS tersebut hanya sekedar menutupi inflasi.

“Sehingga perlu pula reformasi pengusaha. Jangan kipas-kipas,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…