Selasa, 4 Agustus 2009 16:03 WIB Solo Share :

Anggaran bonus atlet membengkak jadi Rp 3,1 M

Solo (Espos)–Alokasi anggaran untuk bonus atlet berprestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2009 akhirnya membangkak dari Rp 1,4 miliar menjadi Rp 3,1 miliar setelah melalui Paripurna dan Rapat Pimpinan (Rapim) Dewan dari Senin (3/8) malam hingga Selasa (4/8) pukul 03.15 WIB dinihari di Gedung Dewan.

Sidang Paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi tentang RAPBD-Perubahan 2009 semula berjalan lancar setelah lima fraksi menyampaikan persetujuannya.
Namun menjelang disetujuinya RAPBD-Perubahan 2009 itu menjadi Perda, Juru Bicara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) Yulianto Indratmoko menyatakan belum mengambil sikap atas RAPBD-Perubahan itu. Dia justru meminta kepada semua anggota Dewan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk duduk kembali membicarakan penghargaan yang tepat bagi para atlet yang berprestasi, mengingat alokasi anggaran untuk bonus atlet masih terlalu minim.

Dengan pertimbangan tertentu dari FPDIP, akhirnya Pimpinan Sidang Alqaf Hudaya memutuskan untuk menunda jalannya persidangan selama 15 menit guna mengadakan Rapim Dewan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Solo. Ternyata pembahasan tentang rencana penambahan anggaran untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Solo berlangsung alot dan sampai Selasa dinihari.

Walikota Solo Joko Widodo yang hadir dalam kesempatan itu juga sempat menunggu sampai proses persidangan berakhir.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Supriyanto saat ditemui wartawan, Selasa siang, mengungkapkan, pada saat pembahasan anggaran untuk KONI itu, DPRD sempat memanggil Ketua KONI Sumartono dan pengurus lainnya untuk menjelaskan tentang kebutuhan anggaran Porprov.

“Dari penjelasan KONI itu ternyata sistem administrasi keuangan di KONI amburadul. Bahkan alokasi anggaran semula untuk bonus atlet senilai Rp 800 juta sudah berkurang senilai Rp 300 juta untuk kegiatan lain. Ke depan, kami akan terus mengontrol penggunaan anggaran KONI dan meminta kepada KONI untuk menyampaikan pertanggungjawaban anggaran Porprov yang menggunakan anggaran APBD Solo,” tegasnya.

trh

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…