Senin, 3 Agustus 2009 18:49 WIB News Share :

Walikota Semarang tak penuhi panggilan Gubernur

Semarang (Espos)–Walikota Semarang, Sukawi Sutarip, Senin (3/8) tak memenuhi panggilan Gubernur Jateng untuk memberikan klarifikasi terkait kebijakan mencopot Sekda Kota Semarang, Soemarmo.

Menurut Kepala Biro Humas Pemprov Jateng, Agus Utomo Walikota Semarang tak datang untuk memberikan klarifikasi kepada Gubernur Bibit Waluyo.

“Kalau Gubernur menerima Walikota Semarang tentunya saya diberitahu. Tapi sejak pagi sampai siang iniĀ  Walikota Semarang tak ke sini (kantor Gubernuran),” katanya kepada wartawan di Kantor Gubernuran Jl Pahlawan, Kota Semarang, Senin (3/8).

Dia menambahkan Gubernur Bibit Waluyo juga sedang ada di Jakarta mengikuti acara kenegaraan. Sempat beredar kabar, kalau pada pagi hari Walikota Semarang menemui Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Rustriningsih di ruang kerjanya. Tapi itu juga dibantah Agus Utomo.

“Kabar itu tak benar, sebab Wagub sejak Minggu (2/8) sampai Senin ini masih berada di Boyolali,” tandas Agus.

Sebelumnya Gubernur Jateng melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng, Hadi Prabowo menyatakan Walikota Semarang harus memberikan klarifikasi pencopotan Sekda Kota Semarang paling lambat Senin (3/8).

Untuk meminta klarifikasi itu, Gubernur bahkan telah mengirimkan surat bernomor 821/2.499/Rhs tanggal 30 Agustus 2009 kepada Walikota Semarang.

Klarifikasi tersebut menurut Hadi Prabowo, karena menilai kebijakan Walikota Semarang memberhentikan Sekda ilegal dan bertentangan dengan UU No 32/2004.

Terpisah Wakil Walikota (Wawali) Kota Semarang, Mahfudz Ali menyatakan pemberhentian Sekda Soemarmo tak melanggar perundangan yang ada.

Karena Peraturan Pemerintah (PP) No 9/2003 yang mengacu pada 22/1999 Tentang Otonomi Daerah (Otda) sampai sekarang masih berlaku, kendati UU 22/1999 telah direrevisi dengan UU No 32/2004.

oto

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…