Senin, 3 Agustus 2009 15:19 WIB Karanganyar Share :

Waduk Lalung hampir kering, petani keramba kelimpungan

Karanganyar (Espos)–Sejumlah petani keramba di Waduk Lalung, Karanganyar kelimpungan lantaran air di waduk tersebut mulai mengering. Diperkirakan, air yang tersedia hanya bertahan hingga dua pekan ke depan.

Sementara, petani keramba pun harus memindahkan ikan peliharaan mereka ke pekarangan rumah. Padahal, sirkulasi air kolam di pekarangan dipastikan tidak sehat bagi ikan. Ikan, akan mudah mati. Sehingga, untuk menekan angka kerugian, petani pun memanen lebih awal dan segera menjualnya, kendati harus banting harga.

Seperti disampaikan salah satu petani keramba RT 4/RW I, Ngaliyan, Lalung yang juga Ketua Kelompok Rukun Tani IV, Sukir Dartosumanto. Sukir mengatakan, sudah dua pekan ini petani keramba mengalihkan usaha kerambanya ke pekarangan rumah masing-masing.
“Sebenarnya petani ingin menggeser keramba ke waduk sebelah barat. Tetapi sisa air yang ada, hanya tersedia untuk pengairan sebagian sawah. Jadi, terpaksa harus diboyong ke pekarangan rumah,” tuturnya saat ditemui Espos di lokasi usahanya, Senin (3/8).

Kondisi ini, lanjutnya, tentu membuat petani keramba merugi. Ikan diperkirakan tidak akan bertahan lama dengan menempati kolam.

haw

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….