Senin, 3 Agustus 2009 14:13 WIB News Share :

Komnas PA desak pemerintah lindungi anak dari tembakau

Jakarta–Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendesak pemerintah melindungi anak-anak Indonesia dari asap rokok yang membahayakan kesehatan.

Selain itu juga melarang segala bentuk iklan dan promosi rokok yang bisa menjerumuskan anak menjadi perokok, demikian pernyataan sikap Komnas PA yang disampaikan kepada pers di ruang wartawan DPR Jakarta, Senin (3/8).

Ditegaskan pula bahwa perlindungan anak merupakan mandat UU yang wajib dijalankan pemerintah. Karenanya anak-anak Indonesia berhak mendapatkan perlindungan dari segala bentuk ancaman terhadap dirinya, termasuk tembakau.

Menurut Ketua Umum Komnas PA Seto Mulyadi, dalam Forum Anak Bebas Tembakau 2007 serta Kongres Anak Indonesia 2008 dan 2009, anak-anak telah menitikberatkan permasalahan tembakau yang semakin hari semakin mengancam hidup anak-anak.

Dikemukakannya bahwa agresivitas pemasaran industri rokok telah menyebabkan jumlah perokok anak mengalami lonjakan yang signifikan. Prevalensi perokok remaja usia 15-19 meningkat sebanyak 144 persen selama tahun 1995 hingga 2004.

Sebagai produk yang membunuh separuh dari penggunanya, Komnas PA berpendapat bahwa rokok tidak etis untuk dipromosikan kepada masyarakat dalam bentuk apapun, termasuk iklan dan sponsorship.

“Untuk itu atas nama anak Indonesia dan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2009, Komnas PA dan berbagai organisasi yang tergabung dalam Aliansi Total Ban (pelarangan menyeluruh iklan, promosi dan sponsorship rokok) mengadakan aksi di depan Gerbang DPR pada sidang paripurna luar biasa kali ini,” ujarnya.

Selain aksi yang diadakan di depan gerbang DPR, menurut Seto, anak-anak Indonesia juga memohon Ketua DPR agar bersedia bertatap muka langsung dengan mereka untuk membahas permasalahan ini.

“Dalam pertemuan ini, perwakilan anak akan memberikan suara anak Indonesia,” ujarnya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….