Senin, 3 Agustus 2009 13:42 WIB Hukum Share :

Ditampar, Siswa MI bacok gurunya sendiri

Bangkalan–Seorang siswa Madrasah Ibtidaiah (MI) Roudatul-Ulum, Desa Krangan Barat, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin, nekat membacok gurunya sendiri, Masduki (26) warga desa setempat.

Pelaku bernama Rasul (14) warga Desa Karangan Timur, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, dan ayahnya bernama Achmad (52).

Kasus pembacokan ini bermula ketika pelaku ditampar oleh korban saat proses belajar mengajar sedang berlangsung. Hal ini dilakukan karena pelaku sering berbuat gaduh di kelasnya dan di ruang kelas yang lain di sekolah itu.

Pelaku kemudian pulang mengambil senjata tajam jenis celurit yang tersimpan di rumahnya dan kembali lagi ke sekolah.

Ayahnya, Achmad yang mengetahui kejadian itu langsung mengikuti anaknya ke sekolah. Setibanya di halaman sekolah, sang ayah bukan mencegah puteranya, malah membantu pelaku.

Guru Masduki berupaya menangkis serangan pelaku dengan tangan kanannya. Akibatnya tangan kanan terluka karena sabetan celurit.

Warga setempat yang mengetahui kejadian itu berupaya melerai, sementara warga lainnya melapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Merah.

Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi kejadian dan langsung meringkus kedua pelaku, Rasul dan ayahnya Achmad. Sementara korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tanah Merah.

Kepala Polsek Tanah Merah AKP Sungkono, mengatakan, pelaku bisa dikenai Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 junto UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancama hukuman lima tahun penjara.

Sementara tersangka Achmad, kata dia, bisa dikenai Pasal 56 junto Pasal 351 KUHP karena diduga ikut serta dalam kasus penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Kami juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit,” kata Kapolsek AKP Sungkono.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…