Senin, 3 Agustus 2009 16:49 WIB Klaten Share :

Buntut bentrok, FPI lapor polisi

Klaten (Espos)–Buntut bentrok yang terjadi pada Sabtu (1/8) malam, Front Pembela Islam (FPI) Surakarta melapor ke Polres Klaten, Senin (3/8). FPI melaporkan adanya dugaan tindakan penganiayaan yang menyebabkan sejumlah anggotanya terluka.

Salah satu anggota FPI yang terluka adalah Ketua DPC FPI Klaten Zakaria. Rombongan FPI mendatangi Polres Klaten sekitar pukul 09.00 WIB.

Dipimpin Ketua Dewan Tanfidz FPI Surakarta,Choirul RS, mereka kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Klaten.

“Kami melapor soal penganiayaan saat di Karangwuni kemarin. Salah satu korbannya adalah Zakaria,” jelas Choirul usai melapor.

Menurut Choirul, Zakaria terluka di bagian kepala saat bentrok di Karangwuni, Sabtu (1/8) malam lalu terjadi. Dia membeberkan, Zakaria ditimpuk oleh batu oleh orang-orang yang terlibat bentrok dengan FPI.
“Dia terluka di kepala hingga lima jahitan,” beber dia.

Choirul melapor, mengingat indikasi penganiayaan itu harus diusut tuntas. Dia sendiri telah menegaskan bahwa hal tersebut harus diproses hukum. Kemarin, FPI langsung melapor dan segera dimintai keterangan oleh polisi.

“Kami berikan kesempatan kepada kepolisian untuk mengungkapnya. FPI siap memberikan data dan keterangan,” tandasnya.

Mereka ditemui oleh Kepala SPK, Iptu Wagiman. Kapolres Klaten AKBP Tri Warno Atmojo melalui Kepala SPK Iptu Wagiman mengatakan laporan telah diterima pihaknya.

haa

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…