Jumat, 31 Juli 2009 12:26 WIB Sport Share :

Venus jumpa Sharapova di perempatfinal

Stanford–Venus Williams membukukan pertemuan pada perempatfinal WTA Bank of the West dengan bintang Rusia Maria Sharapova dengan menyamai unggulan pertama sekaligus adiknya Serena, meraih kemenangan dua set langsung, Kamis.

Unggulan kedua Venus mengalahkan petenis Rusia Alla Kudryavtseva 6-1, 7-5 sementara Serena menghasilkan 10 ace untuk menyingkirkan Melinda Czink dari Hungaria 6-3, 7-6 (9/7) pada pertandingan putaran kedua turnamen “hardcourt” berhadiah 700.000 dolar AS.

Sharapova mempunyai rekor pertemuan 3-2 melawan Venus, memenangi pertemuan terakhir di Miami pada 2007. Venus meraih dua kemenangan atas Sharapova di Wimbledon 2005 dan 2007.

“Kunci saya adalah menjalankan permainan saya sebaik mungkin,” kata Venus Williams. “Tidak ada rahasia untuk itu. Saya merasa sepertinya ini akan menjadi pertandingan yang bagus bagi saya. Saya selalu menikmati bertanding melawan Maria.”

Venus Williams, yang memperoleh tujuh gelar Grand Slam termasuk lima mahkota Wimbledon, menghadapi tiga kali juara Grand Slam Sharapova ketika ratu kecantikan Rusia itu sedang bangkit kembali setelah operasi bahu.

“Saya gembira,” kata Sharapova. “Saya senang melawan dia dan setelah beberapa lama. menyenangkan kembali lagi dan punya peluang untuk melawan pemain besar seperti Venus, yang sedang dalam puncak permainannya saat ini.”

Serena Williams, 11 kali juara Grand Slam yang memenangi Australia Terbuka dan mahkota Wimbledon tahun ini, telah memenangi sembilan pertandingan beruntun dan 13 dari 14 pertandingan terakhir. Ia akan menghadapi Samantha Stosur dari Australia dalam perempatfinal lainnya, Jumat.

“Itu akan menjadi pertandingan bagus,” kata Serena Williams.        

Unggulan delapan asal Prancis Marion Bartoli menyisihkan Melanie Oudin dari Amerika 7-5, 6-4 dan selanjutnya akan bertemu petenis Serbia unggulan keempat Jelena Jankovic, yang berjuang untuk menundukkan petenis Jerman Sabine Lisicki 2-6, 6-2, 6-4.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…