Jumat, 31 Juli 2009 13:01 WIB Ekonomi Share :

Rupiah terus melaju

Jakarta–Layaknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah pun diprediksi akan terus melaju. Euforia di pasar finansial yang kini sedang sangat baik, akan menjadi pendorong utama penguatan rupiah.

Pada perdagangan Jumat (31/7), rupiah dibuka menguat ke 9.940 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.960 per dolar AS.

Aliran modal yang terus mengalir ke pasar saham dan obligasi akan terus menjaga nilai tukar rupiah di bawah level 10.000 per dolar AS.

Sementara di pasar global, euro mencatat penguatan lagi atas dolar AS, setelah pelemahan selama 2 hari terakhir. Data ekonomi yang positif plus kinerja perusahaan yang solid membuat investor kembali berani untuk mengambil risiko.

Euro tercatat kembali menguat ke 1,4063 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4049 dolar. Sementara dolar AS menguat ke 95,51 yen, dibandingkan sebelumnya di level 95,02 yen.

“Dolar AS kembali lagi ke bawah karena investor tak lagi mencari mata uang yang relatif aman,” ujar Samarjit Shankar, analis dari Bank of New York Mellon seperti dikutip dari AFP.
dtc/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…