Jumat, 31 Juli 2009 16:38 WIB News Share :

Rudi Satrio
Prita tak bisa kasasi, sidang harus terus berjalan

Jakarta–Tidak ada jalan lain, Prita Mulyasari terdakwa dugaan pencemaran nama baik RS Omni Internasional melalui internet harus menjalani persidangan kembali. Kasasi ke MA juga tidak bisa dilakukan Prita untuk melawan putusan Pengadilan Tinggi Banten.

“Tidak ada lagi mekanismenya. Jadi Prita harus lanjut sidangnya,” ujar pakar hukum pidana Rudi Satrio, Jumat (31/7).

Pengadilan Tinggi Banten mengabulkan verzet atau perlawanan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus Prita. Jaksa mengajukan verzet untuk melawan putusan Pengadilan Negeri Tangerang yang memutuskan menghentikan sidang kasus Prita karena dakwaannya tidak sah.

Sementara Jaksa Agung Muda Pengawasan (Janwas) Hamzah Taja telah memastikan terdapat jaksa yang bersalah dalam penanganan kasus Prita Mulyasari. Kesalahan tidak terletak pada pendakwaan UU ITE namun saat mekanisme pengembalian berkas ke pihak penyidik.

Rudi menilai sidang Prita tidak dapat berhenti karena kesalahan JPU. Kesalahan tersebut hanya sekadar kesalahan teknis. Secara materi tidak ada masalah.

“Itukan formalitas saja. Kesalahan dari penempatan tulisan itu bisa diperbaiki,” tandas Rudi
dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….