Jumat, 31 Juli 2009 19:50 WIB News Share :

Pengangkatan Honda jadi CPNS di Grobogan rampung

Grobogan (Espos)–Proses pengangkatan 1.692 tenaga honorer daerah (Honda) di lingkungan Pemkab Grobogan akhirnya rampung di tahun 2009. Hal ini setelah ada kejelasan pengangkatan sisa tenaga Honda sebanyak 88 orang.

“Rencananya besok kita akan mengumpulkan sisa tenaga Honda yang belum diangkat menjadi CPNS untuk melakukan pemberkasan pengangkatan CPNS. Jumlahnya mencapai 88 Honda dan itu sesuai dengan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Grobogan H Sanyoto SH kepada <I>Espos<I>, di ruang kerjanya, Jumat (31/7).

Sebenarnya, lanjut Sanyoto, sisa tenaga Honda yang belum diangkat menjadi CPNS mencapai 89 orang. Namun karena satu orang menggundurkan diri karena diterima menjadi CPNS formasi tahun sebelumnya, maka jumlahnya berkurang menjadi 88 Honda.

“Ke 88 Honda tersebut sudah masuk dalam data <I>base<I> dan sudah memenuhi syarat administrasi untuk diangkat menjadi CPNS di formasi 2009,” papar Sanyoto. Tenaga Honda yang bisa diangkat CPNS, sambung Sanyoto, adalah mereka yang diangkat oleh pejabat pemerintah yang berwenang, mendapatkan upah dari APBN/APBD dan bekerja di instansi pemerintah.

Lantas bagaimana nasib tenaga Honda dari dana lainnya, menurut Sanyoto, mereka memang diangkat pejabat pemerintah yang berwenang dan bekerja di instansi pemerintah. Namun upah yang mereka terima bukan dari APBN/APBD.
“Untuk membuktikan upah mereka dari APBN/APBD atau tidak, itu sudah melalui pemeriksaan oleh BPKP sehingga jelas aliran dana untuk upah itu asalnya dari mana,” ujar Sanyoto.

Disinggung mengenai penerimaan CPNS tahun 2009 dari formasi umum, Sanyoto menyatakan, sebanyak 198 orang, untuk memenuhi kebutuhan 106 tenaga pendidikan/guru, 65 tenaga kesehatan dan 27 tenaga teknis lainnya.

“Saat ini sedang kita susun untuk rinciannya, misalnya untuk guru yang dibutuhkan guru mata pelajaran apa. Rencananya jika sudah selesai akan segera diusulkan ke Menpan/BKN. Sehingga kemungkinan besar penerimaan CPNS dari pendaftar umum baru bisa dilaksanakan setelah Lebaran nanti,” tegas Sanyoto.

rif

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…