Jumat, 31 Juli 2009 18:52 WIB Solo Share :

Dicurigai kena flu babi, 25 santri masih dirawat di RS Moewardi

Solo (Espos)–Sebanyak 25 santri putri Pondok Pesantren Nahdhatul Muslimat (NDM) Kauman Solo, Jumat (31/7) siang pukul 13.00 WIB dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo lantaran dicurigai terserang virus H1N1 atau flu babi. Para santri tersebut langsung dirujuk ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) dan akhirnya dirawat intensif di Ruang Anggrek II RS setempat.

Salah satu pengajar Ponpes NDM, Ahmad Fadholi menjelaskan, sebelumnya sudah ada beberapa santri yang mulai merasakan flu sejak dua hari lalu yang disertai demam. Namun, pada hari Kamis dan Jumat (30-31/7), jumlah santri yang terserang flu disertai demam langsung bertambah hingga mencapai 30-an santri dari total santri sebanyak 250-an.

“Karena kami khawatir, kami langsung kontak Puskesmas Gajahan. Usai diperiksa, hasilnya sebanyak 25 santri langsung diminta dilarikan ke RSUD Dr Moewardi karena dicurigai terserang flu babi,” ujarnya ketika ditemui <I>Espos<I> di RSUD Dr Moewardi, Jumat (31/7).

Dia menjelaskan, para santri yang dicurigai terserang virus H1N1 tersebut adalah para santri yang duduk dibangku MTs dan Aliyah. Kesemuanya adalah santri yang tinggal di dalam pondok.

Kepala Humas RSUD Dr Moewardi, Mulyati menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan bangsal khusus serta ruang isolasi untuk para santri yang dicurigai terserang flu babi tersebut. “Selama 24 jam nonstop, para dokter akan terus memantau kondisi pasien dari detik ke detik untuk mengetahui kondisi terakhirnya,” paparnya.

asa

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…