Jumat, 31 Juli 2009 18:27 WIB Hukum Share :

Antisipasi teroris, polisi cek KTP penumpang bus

Sukoharjo (Espos)–Upaya aparat kepolisian untuk mempersempit ruang gerak jaringan teroris Noordin M Top terus digencarkan. Selain menempel poster Noordin, polisi juga melakukan pengecekan identitas penumpang bus di Terminal Kartasura, Sukoharjo, Jumat (31/7).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 25 personel Polwil Surakarta dikerahkan untuk memasang poster buronan kasus terorisme Noordin M Top di jumlah lokasi strategis di Terminal Kartasura.

Tidak hanya itu saja, poster bergambar Noordin juga dipasang di sejumlah bus jurusan Solo-Semarang, Solo-Yogyakarta dan bus kota. Polisi juga melakukan pemeriksaan identitas terhadap penumpang bus yang ada di terminal tersebut.

Polisi memeriksa identitas setiap penumpang yang ada di dalam bus di terminal tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak jaringan Noordin M Top.
“Kami tempelkan poster di beberapa lokasi strategis dan juga pemeriksaan identitas, terutama KTP,” ungkap Pasubbag Samapta AKP Awali mewakili Kapolwil Surakarta Kombes Pol Taufik Ansorie kepada <I>Espos<I>.

Dia mengatakan, upaya kepolisian untuk mempersempit ruang gerak kelompok Noordin M Top terus dilakukan. Dia menambahkan, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mewaspadai jaringan Noordin.
Awali menambahkan, masyarakat dapat menginformasikan kepada kepolisian juga melihat orang yang menyerupai Noordin M Top.

“Dalam poster tersebut sudah ada nomor-nomor yang bisa dihubungi,” terang Awali.
Polisi di wilayah Soloraya memang terus melakukan berbagai langkah untuk mempersempit kelompok Noordin di Soloraya. Selain intensif melakukan operasi di sejumlah ruas jalan, polisi juga mengantisipasi kemungkinan adanya sabotase di jalur kereta api.

Aparat Polwil Surakarta membentuk lima tim di wilayah Soloraya untuk melakukan patroli pengamanan jalur rel KA. Lima tim tersebut berada di jalur KA Prambanan, Klaten, Sukoharjo, Sragen dan Gawok-Purwosari.
dni

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…