Rabu, 29 Juli 2009 20:40 WIB Sport Share :

Sepakbola Jepara vs Purworejo rusuh

Solo (Espos)–Pertarungan sepakbola antara Jepara melawan Purworejo pada Porprov Jateng yang berkesudahan 1-0 untuk Jepara di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (29/7) berlangsung rusuh. Pemain dan ofisial kedua kesebelasan nyaris terlibat bentrok di dalam lapangan seusai pertandingan.

Beruntung aparat keamanan yang mendapat permintaan dari pengawas pertandingan langsung masuk ke lapangan melerainya. Ketegangan itu dipicu dengan ketidakpuasan kubu Purworejo terhadap kepemimpinan wasit Dony Supriyadi asal Semarang. Mereka menilai kepemimpinan wasit berat sebelah sehingga membuat emosi pemain dan ofisial Purworejo.

“Ini jelas tidak <I>fair<I>, kami sangat dirugikan dengan kepemimpinan wasit. Masa kalau pemain kami yang jatuh wasit tidak segera memerintahkan petugas kesehatan masuk,” ujar Pelatih Purworejo, Risyanto. Sementara itu Pelatih Persijap, Anjar JW mengatakan kubunya terpaksa menanggapi kemarahan kubu lawan karena dinilai tidak etis.

“Seharusnya, ofisial itu tidak usah ikut masuk ke lapangan. Karena di lapangan itu urusan antarpemain,” katanya.

Sementara itu satu-satunya gol Jepara dicetak Aenul Khoifi menit ke-49. Dengan demikian tim asal kota ukir itu memastikan diri lolos ke semifinal bersama dengan Semarang.

ian

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…