Rabu, 29 Juli 2009 19:59 WIB Sport Share :

Samai rekor Jateng, Trimanto rebut emas cabang lompat tinggi

Solo (Espos)–Atlet lompat tinggi dari Pekalongan, Trimanto menyamai rekor Jawa Tengah yang dibukukan atlet nasional Muhammad Nanang Himawan untuk merebut medali emas di <I>Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2009<I>.

Pada final nomor lompat tinggi putra di Stadion Manahan, Rabu (29/7), Trimanto berhasil melakukan lompatan melintasi tiang dengan ketinggian dua meter. Atlet berusia 22 tahun ini hampir memecahkan rekor Jawa Tengah saat mencoba melakukan lompatan pada ketinggian 2,03 meter, sayang lompatannya pada ketinggian ini gagal.

Alhasil, dia hanya mencatatkan lompatan dengan ketinggian dua meter menyamai rekor Jawa Tengah milik Nanang yang dicetak pada <I>Porda 2001<I>. “Sayang sekali tidak bisa memecahkan rekor dan target saya bisa melewati 2,03 meter,” ujar Trimanto kepada wartawan seusai pertandingan.

Kendati gagal memecahkan rekor, Trimanto mengaku senang bisa merebut medali emas dan menyamai rekor Nanang yang merupakan mentornya di cabang olahraga ini. “Meski tidak puas dengan catatan ketinggian, saya senang setidaknya bisa menyamai rekor, karena menaikkan lompatan satu sentimeter saja sulitnya luar biasa,” ujar atlet kelahiran 11 Februari 1987 yang mengaku saat latihan hanya mampu melompat pada ketinggian 1,97 meter.

Dengan mengamankan medali emas, Trimanto sekaligus mengalahkan mentornya Nanang yang sekarang membela Banyumas. Nanang mencatatkan lompatan dengan ketinggian 1,85 meter untuk merebut medali perunggu. Kendati kalah, Nanang mengaku senang Trimanto yang merupakan anak didiknya bisa merebut emas.

Namun dia menyayangkan Trimanto belum bisa memecahkan rekornya. “Sudah waktunya gantian atlet muda yang berprestasi, saya sebenarnya mengharapkan dia bisa memecahkan rekor. Kalau dinaikan menjadi 2,01 sebenarnya dia sudah memecahkan rekor, tapi tidak tahu kenapa tadi dinaikkan 2,03 meter,” ujarnya.

Sementara medali perak di nomor lompat tinggi ini direbut rekan setim Tri, Yoni Heri Setyawan dengan catatan ketinggian lompatan 1,91 meter.

anh

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…