Rabu, 29 Juli 2009 17:40 WIB Karanganyar Share :

Pertemuan BAZIS, Bupati tegur sejumlah SKPD

Karanganyar (Espos)–Badan Amal Zakat Infaq dan Sedekah (BAZIS) Kabupaten Karanganyar menggelar pertemuan sekaligus perayaan Isra Miraj, di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Rabu (29/7).

Pertemuan yang seharusnya dihadiri seluruh Kepala Sekolah, Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat dan Pimpinan BUMD, diwarnai teguran dari Bupati Karanganyar Rina Iriani, kepada 16 Camat dan Pimpinan SKPD yang tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Terlihat, Camat yang hadir hanya Camat Jumantono. Bupati menyayangkan, karena banyak pejabat yang tidak hadir memenuhi undangan sosialisasi BAZIS dan pengajian Isra Miraj tersebut. Pimpinan SKPD yang hadir tak lebih dari lima unit kerja.

Dengan kondisi semacam ini, maka kesempatan tersebut, diusulkan pertemuan BAZIS digelar siang hari, yakni tiap Jumat pekan ketiga. Agenda baru pertemuan rutin BAZIS tersebut, bertujuan agar seluruh pejabat SKPD dan <I>stakeholders<I> yang terlibat dalam BAZIS bisa hadir semua. “Pertemuan dengan didahului salat Jumat bersama di Pendapa. Saya akan absen semua. Apa kalau masuk surga juga harus diwakili? Tentunya tidak.”

Bupati mengancam, jika ada Pimpinan SKPD ada yang tidak hadir dalam pertemuan, maka akan dikenai sanksi kedisiplinan. Sebelumnya, pertemuan BAZIS selalu digelar pada malam hari. Dimana, berdasar pengalaman tersebut banyak Pimpinan SKPD yang tidak hadir.

haw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…