Rabu, 29 Juli 2009 17:36 WIB News Share :

Ortu sesalkan Singapura putus David bunuh diri

Jakarta–Hartono Widjaja, ayah David Hartanto Widjaja, menyesalkan Pengadilan koroner Singapura yang memutuskan mahasiswa Nanyang Technological University (NTU) Singapura, itu tewas karena bunuh diri.

“Ya memang sangat menyesalkan,” kata Hartono kepada, Rabu (29/7). Hartono turut hadir dalam persidangan koroner di Singapura.

Menurut Hartono, pihaknya juga menyesalkan pihak Departemen Luar Negeri (Deplu) yang tidak memberikan bantuan hukum kepada keluarga David. Pihak Deplu dituding tutup mata dan telinga.

“Warganya ada di negeri orang mengalami masalah tidak mendapatkan bantuan hukum. Sama sekali tidak diladeni, tutup mata, tutup kuping,” cetusnya.

Hartono merasa sudah mengetahui akan hasil sidang koroner itu. Apalagi pihak Deplu tidak membantu. “Lawannya negara Singa, apa daya jika tidak dibantu oleh negara. Kita dari awal sudah tahu, tapi apa daya kita tidak dibantu,” tambahnya.

Pengadilan koroner Singapura memutuskan David Hartanto Widjaja tewas karena bunuh diri. Jaksa membantah submission yang diajukan keluarga tentang keganjilan kematian  mahasiswa Nanyang Technolgical University (NTU) asal RI itu.

“David dinyatakan suicide (bunuh diri), tidak bisa open verdict,” ujar Ketua Tim Verifikasi Independen kasus Kematian David, Iwan Piliang dalam pesan singkat yang, Rabu.

“Open verdict” adalah keputusan hakim untuk memerintahkan Kepolisian Koroner Singapura melanjutkan penyelidikan bila berdasarkan fakta-fakta hukum di persidangan, majelis menilai David bukan bunuh diri melainkan ada yang membunuh.

Sashi Nathan, pengacara keluarga David menerima putusan itu tanpa bantahan.

Iwan pun meminta pemerintah Indonesia agar melakukan intervensi agar kasus ini bisa dibuka kembali. “Harus ada intervensi pemerintah,” katanya.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…