Rabu, 29 Juli 2009 14:49 WIB News Share :

Menlu
Pertukaran informasi intelijen antisipasi teroris diperlukan

Jakarta–Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda, mengatakan, pertukaran informasi intelijen antara negara-negara di dunia tentang jaringan terorisme sangat diperlukan untuk mengantisipasi serangan teroris di negara-negara Asia.

“Kerja sama regional dan internasional sangat diperlukan untuk mencari para pelaku teror di beberapa negara,” katanya ketika ditanya soal upaya dalam mengatasi serangan teroris, di Jakarta, Rabu.

Selain itu, kata dia, penguatan kapasitas juga diperlukan untuk mengatasi serangan-serangan teroris.

“Penguatan kapasitas kita relatif berhasil, namun perlu didukung kembali dengan kemampuan aparat kepolisian dalam mencari jaringan teroris yang ada di Indonesia. Polisi juga perlu dukungan peralatan yang canggih untuk mendeteksi keberadaan para teroris,” ujar Menlu.

Menurut dia, dunia internasional sudah memberikan kepercayaannya kepada Indonesia untuk bisa membongkar jaringan teroris dan menangkap para pelakunya ketika melakukan pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, pada Jumat (17/7) lalu.

“Hal ini terbukti dalam tujuh tahun terakhir, Indonesia telah berhasil membongkar jaringan teroris dan telah mengadili para pelakunya,” ucapnya.

Menlu menyebutkan, ada beberapa tawaran dari beberapa negara untuk mengatasi dampak peristiwa bom di Kuningan, Jakarta beberapa waktu lalu, namun pemerintah Indonesia dinilai masih mampu untuk mengatasi masalah itu.

Ia menambahkan, hingga kini belum ada “travel warning” dari negara lain terkait kasus bom di Kuningan. Kalau pun ada, hanya pengulangan travel warning di website mereka.

Namun, tidak ada seruan baru atau peningkatan dari travel warning tersebut,” demikian Menlu Hassan Wirajuda.

Ant/tya

lowongan kerja
Harian Umum SOLOPOS Account Executive Toko Solopos, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….