Selasa, 28 Juli 2009 17:05 WIB Klaten Share :

Diharapkan, revitalisasi tahap II Umbul Ingas ditetapkan dalam APBD-P

Klaten (Espos)–Pihak pengelola Umbul Ingas di Cokro, Kecamatan Tulung, Klaten serta masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan itu berharap dana revitalisasi tahap II obyek wisata tersebut senilai Rp 9 miliar dapat ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Klaten tahun 2009.

Pernyataan tersebut disampaikan mereka saat ditemui <I>Espos<I>, Selasa (28/7), menanggapi adanya upaya penjegalan oleh anggota Komisi II DPRD Klaten terhadap rencana pengembangan Umbul Ingas yang sebelumnya sudah digulirkan tahun 2008 menggunakan dana kas daerah senilai Rp 6 miliar.

“Mengenai rencana pengembangan Umbul Ingas itu bagus, berdampak positif bagi potensi wisata lokal yang tentunya akan berimbas pada peningkatan strata perekonomian masyarakat. Saya yakini revitalisasi Umbul Ingas bakal meningkatkan pemberdayaan masyarakat termasuk warga kami. Untuk itu saya sangat mendukung pengalokasian dana pengembangan dalam APBD Perubahan 2009,” ujar Kepala Desa (Kades) Ponggok, Tulung Junaedi Mulyono.

Menurut dia, Desa Ponggok merupakan satu dari total tiga desa di Kecamatan Tulung yang akan terkena proyek revitalisasi tahap II Umbul Ingas. Junaedi mengaku sempat khawatir revitalisasi tahap II Umbul Ingas tidak jadi direalisasi tahun ini menyusul adanya upaya penjegalan rencana pengalokasian dana dalam APBDP oleh Komisi II DPRD. Senada, Pengelola Obyek Wisata Umbul Ingas, Darmadi, mengaku optimistis revitalisasi tahap II bakal mampu menarik pengunjung secara signifikan.
kur

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…