Senin, 27 Juli 2009 19:55 WIB Karanganyar Share :

Mantan Kepala SMPN Jumapolo 3 dipanggil Kejaksaan

Karanganyar (Espos)–Mantan Kepala SMPN Jumapolo 3, Martono yang diduga melakukan penyimpangan dana penanganan pascabencana di SMP 1 Jenawi, mulai dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar, Senin (27/7).
Kajari Damianus Sri Yatin melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Bambang Tedjo M SH mengatakan, pemanggilan kemarin merupakan pemanggilan pertama bagi Martono.

Hanya saja, dalam kesempatan tersebut Martono mengaku sedang dalam kondisi sakit. Sehingga pemeriksaan hanya berlangsung singkat. Pada kesempatan tersebut, Martono datang sendiri ke Kejaksaan, tanpa didampingi siapapun. Karena kondisi ini, maka pemeriksaan kepada Martono ditunda hingga Kamis (30/7) mendatang.

“Tadi, saat kami lempar pertanyaan pertama, yakni apakah Saudara Martono dalam keadaan sehat atau tidak, dia menjawab kalau saat itu ia sedang sakit. Sehingga, pemeriksaan kami tunda. Rencananya Kamis ia akan datang lagi ke Kejaksaan,” tutur Bambang, saat ditemui <I>Espos<I> di ruang kerjanya.

Pemanggilan kepada Martono dilakukan setelah Kejari merampungkan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) atas dugaan penyelewengan dana bantuan pascabencana. Bambang menambahkan, dalam Pulbaket Kejari sudah meminta keterangan dari sejumlah pihak, seperti keterangan dari pihak sekolah yakni SMPN Jenawi 1 dan pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

haw

LOWONGAN PEKERJAAN
DICARI TEKNISI TV KABEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Sentilan Realitas di Bak Truk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (22/11/2017). Esai ini karya Shela Kusumaningtyas, penulis dan alumnus Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Semarang. Alamat e-mail penulis adalah kusuma.cel@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Masyarakat di sepanjang jalur pantai utara Jawa umumnya terbiasa menyaksikan lalu…