Senin, 27 Juli 2009 20:00 WIB Klaten Share :

Baru tiga kecamatan lunasi Raskin Juli

Klaten (Espos)–Hingga akhir Juli 2009, baru tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Klaten yakni Kemalang, Karangdowo dan Karanganom yang sudah melunasi penebusan beras untuk rakyat miskin (Raskin) jatah bulan ini.

Padahal jajaran terkait mulai dari Pemerintah Kabupaten Klaten dan Bulog 308 Karangwuni di Ceper, sudah mulai melakukan persiapan distribusi kembali Raskin jatah Agustus. Demikian disampaikan Kepala Gudang Bulog 308 Karangwuni, Agus Supriyanto kepada <I>Espos<I> Senin (27/7).

“Untuk Juli baru lunas sekitar 30 persen yakni Kemalang, Karangdowo dan Karanganom. Sedangkan untuk bulan Junin sudah lunas semua. Mengacu pada fakta selama ini, pelunasan Raskin biasanya dilakukan beberapa hari menjelang pendistribusian jatah bulan berjalan,” ujarnya. Dia menambahkan, rapat persiapan penyaluran Raskin jatah Agustus akan digelar Rabu (29/7) besok di Kompleks Sekretariat Daerah (Sekda) Klaten.

Sementara untuk penyaluran Raskin bulan Agustus sendiri telah dijadwalkan untuk dilangsungkan pada Senin (3/8) hingga Jumat (7/8) mendatang. Mengingat telah mepetnya waktu penyaluran Raskin Agustus, seluruh kecamatan diharapkan sudah melunasi biaya penebusan Raskin dalam waktu dekat ini. Alasannya menurut Agus, lantaran pelunasan Raskin bulan sebelumnya merupakan syarat penyaluran Raskin bulan berjalan.

Agus menerangkan, jumlah jatah Raskin Agustus mendatang tetap 1.733.055 kilogram yang diperuntukkan 115.537 rumah tangga sasaran di 26 wilayah kecamatan. Masing-masing RTS mendapat alokasi 15 kilogram Raskin dengan harga Rp 1.600 per kilogramnya.

kur

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…