Sabtu, 25 Juli 2009 20:18 WIB Boyolali Share :

Kapolda
Tak ada kaitan Ponpes Boyolali dengan jaringan teroris

Boyolali (Espos)–Kapolda Jateng, Irjen Pol Alex Bambang Riatmojo, Sabtu (25/7), mengunjungi wilayah hukum Polres Boyolali berkaitan dengan pengawasan pascateror bom di Jakarta. Dalam kesempatan itu Kapolda menegaskan tidak adanya keterkaitan antara sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Boyolali dengan jaringan teroris, maupun pelaku pengeboman.

“Tidak ada, tidak ada,” singkat Kapolda saat ditanya wartawan mengenai dugaan bahwa bom yang meledak di Jakarta di rakit di wilayah Kabupaten Boyolali.Ia mengatakan pihaknya tidak melakukan pengawasan ketat terhadap titik-titik secara spesifik,

seperti di Pionpes. Kapolda mengatakan semua wilayah mendapat pengawasan secara ketat.  “Saya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran kepolisian mulai dri tingkat Polda sampai pos polisi, bahkan sampai polisi yang bertugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Agar terorisme bisa dicegah,” jelasnya.
Kapolda kembali mengimbau agar masyarakat bisa ikut mencegah terjadi aksi terorisme. Ia mengatakan akan mengumpulkan kembali aparat pemerintah mulai dari tingkat desa hingga kabupaten untuk diberikan pengarahan menyangkut antisipasi terorisme, seperti yang
dilakukan di Solo.

Pertemuan tersebut dilakukan setingkat wilayah Polwil. Kemungkinan dalam waktu dekat Kapolda beserta Jajaran Muspida Jateng akan melakukan pertemuan serupa di Banyumas dan Semarang.

Disinggung lebih jauh mengenai penangkapan A di Cilacap yang diduga anak buah Noordin M Top, Kapolda enggan berkomentar. Begitu pula saat ditanya mengenai penggerebekan rumah yang ditinggali oleh Maruto dan isterinya, Tri Utami, yang diduga memiliki hubungan dengan Noordin M Top, Kapolda menjawab “Silakan tanya Mabes Polri.”

kha

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…