Jumat, 24 Juli 2009 16:09 WIB News Share :

Mensos
BLT tidak akan diteruskan

Tebing Tinggi–Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah mengatakan, pemerintah tidak akan melanjutkan program pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT)karena dinilai tidak mendidik masyarakat.

“BLT tidak bisa diberikan secara terus- menerus dan tahun 2009 ini merupakan tahun terakhir penyalurannya. BLT hanya diberikan untuk kondisi darurat saja,” kata Mensos usai kunjungan kerja penyerahan bantuan program rehabilitasi bagi rumah tidak layak huni di kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Jumat.

Mensos mengatakan meski BLT tidak dilanjutkan, program lain yang dinilai berhasil membantu masyarakat kecil , yakni Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), bantuan jaminan sosial dan KUR(Kredit Usaha Rakyat)  tetap berlanjut.

“Program BLT itu merupakan bantuan yang diberikan agar jumlah penduduk miskin tidak semakin bertambah dan juga diterapkan oleh negara-negara seperti Brazil dan Meksiko,” katanya.

Bahkan, ujar Bachtiar Chamsyah, Indonesia mendapat pujian dari negara-negara lain karena keberhasilan program penanganan 19,1 juta rumah tangga miskin dengan total dana yang disalurkan Rp 14 triliun.

Ia mengharapkan, program bantuan bagi rakyat miskin yang telah berjalan baik agar bisa dilanjutkan untuk memberi dukungan bagi rakyat kecil.

Sebelumnya, Menteri Sosial, Bahctiar Chamsyah dalam acara kunjungan kerja ke Sumatera Utara menyerahkan bantuan rehabilitasi bagi rumah tidak layak huni senilai total Rp4,5 miliar untuk 450 kepala keluarga.

Bantuan rehabilitasi itu masing-masing Rp1 miliar diberikan ke Kabupaten Batu Bara dan  Kabupaten Tapanuli Utara, kota Tebing tinggi Rp500 juta dan kota Medan Rp2 miliar.

Acara penyerahan bantuan itu dihadiri pula Bupati Kabupaten Batubara, OK Arya Zulkarnaen, Bupati Kabupaten Tapanuli Utara, Torang Lumban Tobing, Walikota Tebing Tinggi Abdul Hafiz Hasibuan.
Ant/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…