Jumat, 24 Juli 2009 19:15 WIB Klaten Share :

Komisi II ganjal rencana alokasi Umbul Ingas

Klaten (Espos)–Komisi II DPRD Klaten mengganjal rencana alokasi obyek wisata Umbul Ingas tahap II senilai Rp 9 miliar masuk dalam APBD Perubahan 2009. Komisi menilai tahapan proses pembangunan Umbul Ingas tak jelas dan menyisakan sejumlah persoalan.

Hal tersebut terungkap dalam ekspose Umbul Ingas yang digelar di ruang pertemuan DPRD Klaten, Jumat (24/7) sore. Dalam ekspose tersebut, Komisi II berpendapat, pembangunan Umbul Ingas tahap I masih menyisakan sejumlah persoalan seperti tidak jelasnya kontribusi ke kas daerah. Pembangunan Umbul Ingas tahap I dilakukan tahun 2008 dengan alokasi dari kas daerah sekitar Rp 6 miliar. “Bahkan konsultan pengawas belum mau menandatangani berita acara serah terima,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Klaten drh Suharna seusai rapat.

Dalam rapat, Komisi II menerima paparan dari konsultan perencana CV Wisanggeni terkait <I>detail engineering design<I> (DED) Umbul Ingas. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbud P&O) Klaten Setya Subagya, jajaran konsultan perencana CV Wisanggeni, dan jajaran Komisi II DPRD Klaten. Dalam rapat, delapan dari 10 anggota Komisi II tidak berpendapat apapun soal Umbul Ingas. Sementara dua anggota lainnya yakni drh Suharna serta Elik Harsono menyatakan menolak proyek pembangunan Umbul Ingas tahap II dianggarkan pada APBD Perubahan 2009.

Saat ditanya apakah penolakan terjadi juga karena belum jelasnya realisasi utang, dan mepetnya waktu pengerjaan, drh Suharna mengiyakan. “Begitulah kira-kira,” tandas dia.

Soal mepetnya waktu, Kepala Disparbud P&O Setya Subagya sendiri mengatakan pihaknya masih bisa melakukan manajemen waktu. Setya mengungkapkan, untuk pengadaan sejumlah kegiatan bisa dilakukan kendati waktu mepet. ”Untuk permainan dan lain sebagainya, suplier menyatakan barang dalam kondisi siap,” ungkap dia.

haa

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…