Jumat, 24 Juli 2009 20:05 WIB Sukoharjo Share :

Kematian warga Mahamhaji terus diusut

Sukoharjo (Espos)–Kasus kematian Riza Adhif Fahmami, 18, warga Koyudan RT 02/RW V Makamhaji, Kartasura terus diusut pihak kepolisian. Pelajar kelas III SMK 4 Muhammadiyah Kartasura yang ditemukan tewas di atas plafon rumahnya, Minggu (19/7) lalu itu, diduga menjadi korban pembunuhan oleh pelaku yang saat ini masih dalam penyidikan.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Aan Suhanan saat dihubungi <I>Espos<I>, Jumat (24/7), mengungkapkan, indikasi pembunuhan menguat karena kematian korban yang awalnya diduga bunuh diri ternyata diliputi sejumlah kejanggalan. “Salah satunya ada ceceran darah yang ditemukan petugas saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” jelasnya.

Kapolres menandaskan, pihaknya terus menghimpun keterangan dari para saksi, kerabat maupun rekan korban serta mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap kasus tersebut. Dikatakan Kapolres, pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi dari Labfor UNS untuk memastikan penyebab kematian korban.

Saat ditanya apakah sebelum meninggal dunia korban mempunyai masalah dengan orang lain, Kapolres mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan secara pasti. Namun demikian, papar Aan Suhanan, pihaknya berkomitmen menuntaskan penyelidikan dalam waktu singkat sehingga tabir di balik kematian korban segera terungkap.

Diberitakan sebelumnya, Riza Adhif Fahmami, 18, warga Koyudan RT 02/RW V Makamhaji, Kartasura ditemukan tewas mengenaskan di atas plafon rumahnya, Minggu (19/7). Saat ditemukan, di tubuh korban terdapat luka di kepala bagian belakang dan luka sayatan di bagian leher.

Korban berada dalam posisi terlentang di atas sebuah papan dengan hanya mengenakan celana jeans selutut. Sementara tak jauh dari posisi korban, ditemukan seutas tali yang terpasang di kuda-kuda atap rumah.

rei

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…