Jumat, 24 Juli 2009 19:40 WIB Ekonomi Share :

Asita bidik pasar wisatawan Pacitan

Solo (Espos)–Association of Indonesian Tours and Travels Agencies (Asita) Kota Solo semakin agresif membidik pasar wisatawan dari Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dengan target utama sekolah-sekolah di wilayah itu. Asita Solo juga mulai merangkul Pemda Pacitan untuk kerja sama dalam pengembangan potensi pariwisata di kabupaten tersebut.

“Selama dua tahun terakhir ini, Asita sudah menjalin kerja sama dengan Pemda Kediri dalam bidang pariwisata. Salah satu contoh adalah mempromosikan potensi wisata di masing-masing daerah, lalu direalisasikan dengan tukar menukar wisatawan. Dari Soloraya berkunjung ke Kediri demikian pula kebalikannya, dari Kediri dibawa berkunjung ke obyek-obyek wisata di Soloraya. Kerja sama semacam inilah yang saat ini mulai dirintis dengan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, melalui dinas pariwisata daerah tersebut,” ujar Ketua Asita Kota Solo, Suharto ketika dikonfirmasi <I>Espos<I>, Jumat (24/7).

Suharto berharap dengan kerja sama tersebut kedua wilayah, Soloraya dan Pacitan, bisa mengembangkan potensi wisata yang dimiliki masing-masing daerah. Hal senada dikemukakan Penasehat Asita Kota Solo, Suseno Hadi Parwono.

“Potensi wisata Pacitan sebenarnya sangat tinggi. Salah satunya karena obyek wisata Goa Gong yang memiliki keunikan tersendiri baik dari sisi alamnya maupun sisi sejarahnya. Sayangnya hingga saat ini belum dikembangkan secara optimal, untuk itu Asita mencoba merangkul Pemda Pacitan agar bisa bekerja sama dalam pengembangan potensi wisata yang ada di wilayah tersebut,” ungkap Suseno.

Sementara dari sisi potensi pasar, Suseno menyebutkan pasar wisatawan dari Pacitan bagi pariwisata Soloraya juga cukup tinggi, terutama yang terdiri atas sekolah-sekolah. Untuk itu, lanjutnya, Asita ke depan berencana menggarap pasar wisatawan tersebut secara lebih agresif agar bisa mendatangkan wisatawan dari wilayah itu ke Soloraya.
sry

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…