Kamis, 23 Juli 2009 18:55 WIB Sragen Share :

Sragen jadi nominator kabupaten sehat tingkat nasional

Sragen (Espos)–Setelah berhasil masuk dalam 10 nominator kabupaten/kota Layak Anak di Indonesia yang dilakukan Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan (Meneg PP), Kabupaten Sragen kembali berhasil masuk dalam nominator untuk kategori kabupaten sehat tingkat nasional 2009.

Ketua Forum Kabupaten Sragen Sehat, Sudarso mengatakan keberhasilan Sragen masuk sebagai nominator kabupaten sehat didasari lantaran adanya pelaksanaan lima tatanan di Sragen yakni, kawasan pemukiman sehat, kawasan transportasi dan lalu lintas yang tertib, industri perkantoran sehat, ketahanan dan gizi serta kehidupan masyarakat sehat dan mandiri yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007 lalu.

“Sebagai persiapan, hingga saat ini kami masih terus melakukan pembinaan ke lapangan. Tim verifikasi sendiri akan datang menilai, Rabu (29/7) mendatang dan berkeliling ke beberapa wilayah,” ujarnya kepada <I>Espos<I>, Kamis (23/7) di Sragen.

Beberapa wilayah di Sragen yang akan dikunjungi tim verifikasi dari pusat yakni, Dukuh Meloko Legi, Desa Celep, Kedawung sebagai kawasan pemukiman sehat, ruas Jalan Raya Sukowati untuk kawasan transportasi dan lalu lintas yang tertib, industri tahu dan instalansi pengelolaan air limbah (IPAL) Dukuh Kateguhan, Sragen Wetan untuk kawasan industri sehat, Dinas Kehutanan dan Perkebutan Sragen dan Puskesmas Kedawung II untuk perkantoran sehat, produksi padi organik di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo dan kelompok ternak lembu di Dukuh Kemangi, Wonorejo Kedawung untuk kategori ketahanan dan gizi serta poliklinik kesehatan desa (PKD) Desa Gringging, Sambungmacan untuk kategori kehidupan masyarakat sehat dan mandiri.

Lebih lanjut dia mengatakan, Kabupaten Sragen sendiri mentarget bisa lolos meraih penghargaan kota sehat swasti sabha wistara kategori Wiwerdha. Selain Kabupaten Sragen, kota di Jateng yang berhasil masuk dalam nominasi kota sehat yakni, Kabupaten Jepara dan Kota Salatiga.

m78

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…