Kamis, 23 Juli 2009 15:10 WIB Ekonomi Share :

Revitalisasi lintasan KA Solo-Sukoharjo ditarget rampung 48 hari

Solo (Espos)–Revitalisasi fisik lintasan kereta api (KA) jalur Solo-Wonogiri tahap pertama ditarget selesai dalam waktu 48 hari. Perbaikan lintasan KA yang dimulai dari Stasiun Purwosari hingga Sukoharjo sepanjang 10,804 kilometer rencananya akan dimulai pada pertengahan bulan Agustus 2009.

Menurut keterangan Humas PT Kereta Api (KA) Daerah Operasional (Daops) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, revitalisasi fisik lintasan KA tersebut meliputi peningkatan jalan KA, penggantian rel jenis R25 dengan rel jenis R42, termasuk mengganti bantalan besi dengan bantalan beton.

“Perbaikan akan dimulai dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Solo Kota (Stasiun Sangkrah-red) tepatnya di Km 1+0,3 sampai dengan Km 5+966,35, lalu dilanjutkan dengan perbaikan dari Stasiun Solo Kota hingga wilayah Sukoharjo, tepatnya di Km 0+6 sampai dengan Km 6+060,” papar Eko ketika ditemui wartawan di Stasiun Solo Balapan, Kamis (23/7).

Eko menjelaskan proses revitalisasi setiap harinya bakal memakan waktu 24 jam atau sehari semalam. Untuk itu, Eko menyatakan pihaknya meminta maaf kepada seluruh pengguna jalan apabila proyek perbaikan lintasan KA tersebut mengganggu kenyamanan pengguna jalan, khususnya saat melintas di sepanjang Jl Slamet Riyadi Solo.

“Tetapi proses pengerjaannya tetap akan disesuaikan dengan kondisi di jalan raya. PT KA juga berupaya seoptimal mungkin agar pengguna jalan tetap nyaman dan tetap mengutamakan keamanan agar lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi tidak terganggu. Untuk siang hari, proses perbaikan meliputi perbaikan ringan, sementara untuk perbaikan tingkat berat akan dilaksanakan pada malam hari,” urai Eko.

Selama proses revitalisasi berlangsung, Eko menyatakan KA Feeder jurusan Solo-Wonogiri akan tetap dioperasikan.

Eko menyebutkan revitalisasi lintasan KA tersebut masih dimungkinkan akan dilaksanakan lebih awal dari rencana semula yakni mulai pertengahan bulan Agustus 2009 mendatang.

sry

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…