Kamis, 23 Juli 2009 18:42 WIB News Share :

Jalan tol Solo-Semarang, Salatiga ngotot meminta interchange di pusat kota

Salatiga (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bersikukuh meminta bukaan simpang susun (interchain) tol Semarang-Solo di sekitar pusat kota setempat guna mengantisipasi kemungkinan Kota Salatiga menjadi kota mati setelah realiasasi prasarana itu.

Hal itu seperti diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan Setda, Drs Susanto, seusai acara jumpa pers perayaan hari jadi ke-1259, Kamis (23/7), di kompleks Balaikota.

Dikatakan dia saat ini Walikota John Manoppo telah menyampaikan permohonan penambahan interchain yang direncanakan di Kelurahan Bugel, Sidorejo, kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta.

“Suratnya sudah dikirimkan beberapa waktu lalu. Intinya meminta agar dalam realisasi tol Semarang – Solo, dibuat pintu tambahan atau interchain seperti diusulkan selama ini. Pasalnya tanpa fasilitas itu, Salatiga akan menjadi kota mati,” ungkapnya.

Menurut dia pintu tol yang direncanakan dibuat di Tingkir dan Bawen, Kabupaten Semarang, jaraknya terlalu jauh dengan pusat kota.

Selain itu dipaparkan Susanto, Pemkot Salatiga juga telah meminta bantuan pendanaan dari pemerintah pusat guna kelanjutan pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) yang terhenti selama beberapa waktu terakhir.

Upaya itu ditempuh dengan pertimbangan kemampuan pendanaan dari APBD Kota Salatiga yang sangat terbatas untuk membiayai mega proyek bernilai puluhan miliar itu.

“Permintaannya tidak hanya satu tahun, melainkan multi years hingga pengerjaannya diselesaikan, yaitu sampai Kelurahan Blotongan, Sidorejo,” jelasnya.

try

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…