Rabu, 22 Juli 2009 12:26 WIB Ah Tenane Share :

Bolpoin gede

22ahtenaneSebagai pekerja kantoran, Lady Cempluk selalu membawa doosgrib berisi barang-barang pribadi seperti bolpoin, pensil, spidol, lipstik hingga kethokan kuku.

Doosgrib yang bentuknya bulat panjang itu selalu dibawanya ke manapun ia pergi termasuk ketika pegawai Pemkab Boyolali ini mengikuti rapat di suatu instansi bersama Gendhuk Nicole, teman sekantornya.

Saat rapat berlangsung, Gendhuk Nicole mendengarkan sambil nyomak-nyamuk menikmati hidangan snack. Sementara Cempluk saking seriusnya malah belum sempat menghabiskan snack-nya hingga rapat keburu selesai.

”Ah, tinimbang mubazir, tak gawane mulih wae,” batin Cempluk sambil memasukkan arem-arem ke dalam tasnya.

Saat keluar dari ruang rapat, ndilalah Cempluk ketemu Jon Koplo, mantan teman kantornya. Karena lama tak ketemu, mereka asyik ngobrol ngalor-ngidul, ketawa-ketiwi sajak gayeng sambil berjalan menuju tempat parkir.

Saking asyiknya ngobrol, mereka tak sadar kalau sudah sampai di parkiran. Bahkan tidak nggagas blas kalau banyak orang yang memandangnya.

”Pluk, aku pinjem bolpoinmu sebentar,” panggil Nicole tiba-tiba.

Karena masih disambi ngobrol, Cempluk merogoh tasnya dengan maksud mengambil doosgrib. ”Nih, ambil!” kata Cempluk cuek sambil memberikan sesuatu kepada Gendhuk Nicole. Namun Nicole malah kaget begitu melihat barang yang diterimannya.

”Lho, bolpoinmu kok gedhe banget Pluk? Terus nulise piye iki?” tanya Nicole sambil ketawa ngakak.

Cempluk baru sadar dan kaget, barang yang dikiranya doosgrib itu ternyata arem-arem! Wajahnya langsung njerbabak abang saking malunya konangan kalau Kirmah alias mikir omah.

Cempluk jadi mati kutu dan buru-buru berpamitan kepada Jon Koplo lalu mengajak Gendhuk Nicole segera ngacir pulang.  Kiriman Waluyo, Kantor Camat Sawit, Kemasan, Sawit, Boyolali.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…