Rabu, 22 Juli 2009 18:36 WIB Haji,Solo Share :

Baru 40% kuota Calhaj Solo lunasi BPIH

Solo (Espos)–Kota Solo pada 2009 ini mendapatkan kuota untuk memberangkatkan jamaah haji sebanyak 1.013 orang. Dari jumlah tersebut, hingga hari ke-10 dari jadwal pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), 13 Juli-12 Agustus, Rabu (22/7), baru 40% yang sudah melakukan pelunasan.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Departemen Agama (Kandepag) Solo, Fachruddin, saat ditemui wartawan seusai acara peringatan Isra Mikraj bersama jajaran Muspida Kota Solo di Pendapi Gede Kompleks Balaikota, Rabu.

Fachruddin mengungkapkan, kuota haji Provinsi Jateng pada 2009 ini sebanyak 29.657 porsi dan untuk Solo mendapatkan 1.013 porsi.

Jumlah itu, menurut Fachruddin, menurun dibandingkan tahun 2008 lalu yang sebanyak 1.031 orang. Hal itu menurut Fachruddin, dikarenakan banyak masyarakat yang tidak memahami bahwa pendaftaran haji tidak ditentukan masanya. Kapan saja, masyarakat bisa mendaftar sebagai calon jamaah haji.

“Padahal kami juga sudah sering menyosialisasikan ini kepada masyarakat. Akibatnya, ya kuota yang bisa diperebutkan Solo hanya sedikit,” ujar dia.

Tak hanya itu, dengan adanya beberapa perubahan peraturan dan kebijakan dalam pelayanan ibadah haji serta karena faktor-faktor lain, Fachruddin mengatakan, kuota jemaah haji Kota Solo pada 2010 mengalami penurunan menjadi hanya 639 orang dan turun lagi pada 2011 menjadi 466 orang.

Fachruddin menambahkan, dari kuota haji Kota Solo tahun 2009 sebanyak 1.013 orang, hingga kemarin baru sekitar 40% yang sudah melunasi BPIH senilai US$ 3.407 dan/plus biaya asuransi senilai Rp 100.000.
Biaya asuransi itu sesuai dengan Peraturan Presiden No 31 tahun 2009. Pelunasan BPIH plus asuransi itu sendiri dijadwalkan sejak 13 Juli hingga 12 Agustus 2009.

Selanjutnya, imbuh Fachruddin, perjalanan haji akan dimulai 22 Oktober 2009 dan diakhiri 1 Januari 2010.

shs

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…