Selasa, 21 Juli 2009 19:08 WIB Solo Share :

Warga relokasi kekurangan air bersih

Solo (Espos)–Puluhan warga relokasi di Tawangsari Mojosongo, Jebres tak memiliki pasokan air bersih sama sekali untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Mereka mengaku selama ini selalu meminta air bersih ke warga non relokasi lantaran belum ada saluran air PDAM maupun sumur pribadi satu pun di permukiman mereka.

Salah satu warga relokasi, Teguh mengatakan, saat ini pihaknya berharap ada pihak-pihak dari pemerintah yang bersedia membantu mereka dalam menyedikan ketersediaan air bersih di permukiman relokasi. Pasalnya, kedalaman sumber air tanah di wilayah mereka sangat dalam dan membutuhkan biaya tak terjangkau bagi kantong mereka jika harus mencari sumber air dalam. “Ya, permintaan kami sih, ada pasokan air dari PDAM. Kalau bikin sumur sendiri, biayanya itu selangit dan kami dapat uang dari mana. Saat ini, setiap hari kami <I>ngangsu<I> ke tetangga sebelah untuk segala keperluan hidup sehari-hari,” ujarnya saat ditemui <I>Espos<I> di kediamannya, Selasa (21/7).

Selain kebutuhan air bersih, lanjut Teguh, warga relokasi juga belum tersalur dengan listrik sama sekali. Meski demikian, kata teguh, warga yang terbiasa hidup apa adanya, tak begitu merisaukan keberadaan listrik masuk ke kampung mereka. “Ya, tapi kalau pemerintah mau memberikan saluran listrik, kami sih menerima saja,” sahutnya.

Sekretaris Kelurahan Mojosongo, Joko Ruyono dalam kunjungannya ke lokasi relokasi mengatakan, saat ini sejumlah bantuan baik dari pemerintah provinsi Jateng maupun Pemkot Solo sudah mulai mengalir ke permukiman relokasi. Sejumlah bantuan itu antara lain pembangunan saluran sap piteng atau WC di masing-masing rumah, serta rencana pembangunan paving di lokasi permukiman relokasi.

“Ini memang tengah dalam proses pembangunan. Rencananya, paving jalan, serta PDAM diharapkan bisa juga disalurkan ke lokasi ini,” paparnya.
asa

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…