Selasa, 21 Juli 2009 18:53 WIB Boyolali Share :

KONI Boyolali kirimkan 100 atlet ke Porpov Jateng

Boyolali (Espos)–KONI Boyolali akan mengirimkan sekitar 100 atletnya untuk terjun di 17 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2009 di Solo mulai 28 Juni besok. Dalam ajang olahraga empat tahunan ini, KONI Boyolali hanya menargetkan mampu meraih 10 medali emas.

Anggota Bidang Pembinaan Prestasi KONI Boyolali, Sugeng Hariyadi, Selasa (21/7), mengutarakan target 10 medali emas tersebut opimistis mampu diraih dari tiga cabang olahraga (Cabor) yang menjadi andalan, yakni pencak silat, angkat berat dan bina raga serta panahan. Ketiga Cabor ini dinilai potensial meraih medali mengingat dalam even yang sama empat tahun lalu atlet dari Cabor tersebut mampu menyumbangkan sembilan medali emas.

“Kami harus realistis dalam menentukan target. Ada beberapa Cabor yang menargetkan mampu merebut emas, namun dilihat dari tingkat kompetisi yang makin ketat kami nilai target 10 medali emas ini cukup realistis,” ungkapnya saat ditemui di Sekretariat KONI setempat.

Namun ia berharap Cabor lain mampu mencuri medali emas. Jumlah atlet yang diterjunkan untuk berkompetisi pada Proprov Jateng kali ini memang jauh lebih banyak dibandingkan Porda empat tahun lalu. Pada Porda 2005 di Semarang, KONI Kabupaten Boyolali hanya menurunkan sekitar 50-an atletnya.

Meski jumlah atlet yang diterjunkan kali ini lebih banyak, tidak serta merta pengurus meningkatkan target medali emas secara signifikan. Pengurus menyadari kemampuan atlet Kabupaten Boyolali masih belum bisa menyamai atlet dari daerah lain.

Sugeng mengakui, secara umum prestasi olahraga di Kota Susu ini cenderung kurang memuaskan. Pada Porda Jateng tahun 2005 lalu, Kabupaten Boyolali harus puas menempati peringkat ke-17. KONI Boyolali hanya memiliki segelintir atlet yang berhasil kemampuannya di skala nasional maupun internasional. Salah satunya adalah atlet pencak silat Rony Saefullah, yang dalam Porprov Jateng kali ini digadang-gadang mampu menyumbangkan emas.
kha

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…