Senin, 20 Juli 2009 17:10 WIB News Share :

Tiga korban tewas warga Australia teridentifikasi

Jakarta–Wakil Kadiv Humas Polri Sulistio mengumumkan tiga nama warga Australia yang tewas setelah identitas mereka dipastikan pada hari ini.

“Mereka adalah Senger Craig Andrew, McEvoy Garth Rupert John dan Verity Nathan John,” katanya dalam konferensi pers di pusat media Mall Bellagio Kuningan, Senin.

Ketiga nama ini menambah dua nama dalam daftar korban tewas sebelumnya yaitu Evert Mokodomvis (WNI) dan Timothy David Mackay (Selandia Baru).

Sementara empat jenazah masih dalam proses identifikasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Sulistio juga menyatakan sebanyak 13 korban luka masih dirawat di beberapa rumah sakit dengan rincian RS Jakarta (4), RS Pertamina Pusat (1) dan RS Metropolitan Medical Centre (8).

Pasien di RS Jakarta adalah Andri, Deni Purwanto, Dikdik Ahmad Taufik, Bambang Triyanto.Dadang Hidayat masih mendapat perawatan di unit luka bakar RS Pertamina Pusat.

Sedangkan RS MMC masih merawat korban dengan nama-nama sebagai berikut : Abdrew Stuart Cobham (Kanada), Giovani ME Suhardi, I Gusti Agung Ray, Marico Asmarawati, Oki Utomo, Sudargo, Yurike Martiningrum dan Yusuf Purnomo.

Sulistio juga menghimbau semua pihak agar bersabar dan diharapkan ikut membantu memberikan informasi ke pihak penyidik Polri bila mempunyai informasi yang berguna untuk mengefektifkan proses penyidikan seingga pada saatnya nanti menjadi jelas, obyektif, transparan dan akuntabel.

“Semuanya dihimbau untuk dapat menahan diri, tidak mempublikasikan berbagai spekulasi yang hanya akan membingungkan publik,” katanya.

Polri, kata dia, tidak akan menyampaikan kesimpulan apapun sebelum segalanya jelas didukung oleh fakta/data yang valid dan objektif yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum dan secara ilmiah.

Ant/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…