Senin, 20 Juli 2009 14:23 WIB News Share :

Prabowo
Seluruh dunia sulit hadapi teroris

Jakarta–Mantan Danjen Kopasus Prabowo Subianto mengatakan seluruh negara di dunia mengalami kesulitan menghadapi kelompok teroris.

“Ini adalah pekerjaan orang-orang ekstrem, radikal yang membuat onar seperti ini dan seluruh negara di dunia sulit menghadapi orang-orang seperti ini,” kata Prabowo Subianto kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Dia mengemukakan hal itu terkait serangan bom yang terjadi di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, hari Jumat(17/7) seusai mengikuti doa bersama tokoh lintas agama yang digelar di Bellagio Mal kawasan Mega Kuningan.

Menurut mantan Panglima Kostrad itu , meskipun mereka tidak dalam jumlah banyak , harus tetap diwaspadai karena Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk sekitar 230 juta jiwa.

Apalagi wilayah perbatasan Indonesia sangat luas dan orang-orang asing bisa saja menyusup masuk dan membuat keonaran, katanya.

Mengenai kejadian peboman di Megar Kuningan itu, Prabowo mengatakan masuk dalam
kategori nasional.

Karena itu perlu ditingkatkan pengamanan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

Prabowo juga menilai, aparat keamanan dalam negeri sudah cukup lumayan dalam menangani terorisme sejak peristiwa bom Bali pada tahun 2002.

“Indonesia sudah cukup lumayan menghadapi terorisme dibanding negara-negara lain seperti India dan Pakistan, tetapi jangan lengah,” katanya.

Indonesia kata dia,harus tetap waspada dalam menghadapi ancaman terorisme.

Serangan bom yang terjadi di dua hotel berbeda di Jakarta dalam waktu yang hampir bersamaan itu menewaskan sembilan orang dan melukai sedikitnya 53 orang.

Jajaran Polri yang mendapat bantuan dari berbagai instansi keamanan lainnya seperti Badan Intelijen Negara(BIN) dan Bais TNI masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas para pelaku, dalang serta otaknya , dan motif pemboman tersebut 
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. BPR Bina Langgeng Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….