Sabtu, 18 Juli 2009 12:57 WIB News Share :

Polres Batang sita 1,2 juta petasan

Batang–Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Batang, Jawa Tengah dalam operasi rutin yang digelar dalam dua hari terakhir ini menyita 1,2 juta petasan jenis cabai rawit sekaligus mengamankan barang bukti.

“Operasi tersebut tidak berkaitan dengan pascateror bom yang meledak di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta pada hari Jumat pagi tetapi untuk mengamankan wilayah dari tindakan kejahatan lainnya,” kata Kapolres Batang AKBP Ahmad Lutfhi di Batang, Sabtu (18/7).

Menurut Ahmad Luthfi, operasi rutin yang digelar Polres Batang tersebut tidak hanya untuk merazia peredaran petasan saja tetapi juga untuk mengantisipasi tindakan kejahatan lain, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan sesua hal yang ingin mengacaukan ketertiban umum.

Selain itu, sasaran operasi rutin ini juga akan dilakukan pada obyek vital dan tempat penginapan yang ada di daerah Kabupaten Batang.

Penyitaan 1,2 juta petasan tersebut, katanya, terbongkar saat jajaran Polres Batang menggelar operasi rutin di jalan pantura Kandeman dengan sistem menghentikan semua kendaraan yang datang dari arah barat (Jakarta).

“Dengan dilengkapi alat metal detektor, sebuah mobil boks yang kami periksa ternyata membawa bungkusan yang berisi petasan,” katanya.

Ia mengatakan, operasi rutin digelar secara serentak dengan melibatkan petugas polsek setempat, satuan reskrim, intel, dan samapta.

“Kepada masyarakat, jika di lingkungannya ada tamu kami harapkan untuk diperiksa secara jelas identitasnya. Jika ada sesuatu hal yang mencurigakan kami harapkan pula untuk menghubungi polisi terdekat,” kata Ahmad Luthfi .

Pada bulan Agustus mendatang, ummat Islam di tanah air akan memasuki bulan puasa/ ramadhan dan biasanya warga membeli petasan dan juga kembang api untuk “menghangatkan” suasana.

ant/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…