Sabtu, 18 Juli 2009 20:37 WIB Hukum Share :

Polisi tangkap pelaku mutilasi di Sarangan

Magetan–Hanya dalam waktu satu pekan, Kepolisian Wilayah Madiun dan Kepolisian Resor Magetan mengungkap sekaligus menangkap pelaku mutilasi. Seperti diketahui, potongan-potongan tubuh telah ditemukan di bus di Yogyakarta dan di beberapa titik di Sarangan, Magetan sejak Jumat (10/7) sampai Selasa (14/7) lalu.

Cepatnya pengungkapan kasus membuat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Inspektur Jenderal Anton Bahrul Alam datang ke markas Polres Magetan, Sabtu (18/7), sebagai bentuk apresiasi.
Kapolda juga yang memberikan keterangan pengungkapan kasus itu kepada wartawan. Kapolda didampingi Kapolwil Madiun Komisaris Besar Achmadi dan Kapolres Magetan Ajun Komisaris Besar Jakub Prajogo.

Pelaku mutilasi itu berinisial GM, mahasiswa semester empat Akademi Keperawatan Muhammadiyah, Ponorogo. Sementara korban mutilasi bernama Ayu Wulandari, mahasiswi semester dua di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika, Jombang.
Keduanya bertemu saat magang di RSUD Dr Harjono, Ponorogo sejak sekitar dua pekan yang lalu.

Dalam keterangan Kapolda kepada wartawan, Kapolda mengatakan, GM membunuh Ayu karena Ayu menolak permintaan GM untuk berhubungan seks. Alasannya Ayu sedang haid. Tidak terima dengan penolakan itu, GM lalu mencekik dan membentur-benturkan kepala Ayu hingga tewas.

Peristiwa ini terjadi di kamar nomor tiga di Hotel Pantes di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kamis (9/7) malam. Kemudian pada Jumat (10/7) pagi, dia memutilasi Ayu di kamar mandi di kamar nomor tiga tersebut.

GM memotong-motong tubuh korban menjadi sembilan bagian dengan menggunakan golok yang baru dibelinya di Pasar Plaosan, Magetan.

“Pelaku gelap mata. Lalu melakukan mutilasi sebagai cara untuk menghilangkan jejak,” kata Kapolda.

GM lalu memasukkan potongan tubuh itu ke lima kantung plastik. Siang itu juga, dengan menggunakan sepeda motor, dia langsung membuang dua kantung plastik di sekitar Jembatan Mojosemi II, Sarangan dan dua kantung plastik lagi dibuang di samping tanjakan Ngroto, Sarangan (satu kilometer dari Mojosemi II).

Lokasi pembuangan ini dipilih karena berada di jalanan yang sepi kendaraan dan di samping kiri dan kanan jalan adalah hutan yang jauh dari pemukiman penduduk.

Sementara satu kantung plastik lagi ditaruhnya di bus Sumber Kencono jurusan Surabaya-Yogyakarta bernomor polisi W 7602 UN. Seluruh potongan tubuh ini telah ditemukan antara tanggal 10 Juli sampai 14 Juli. Potongan tubuh pertama yang ditemukan adalah potongan tubuh di bus.

Kompas/fid

lowongan pekerjaan
DESIGN GRAFIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…