Sabtu, 18 Juli 2009 15:56 WIB Ah Tenane Share :

Mak gedebum...!

Jon Koplo mendapat undangan dari Tom Gembus, sahabatnya yang jadi kepala SMP negeri di Sukoharjo untuk menghadiri pernikahan anaknya. Karena yang punya gawe orang penting, berbagai persiapan dilakukan Jon Koplo, mulai memilih setelan jas, sepatu sampai parfum.

Tak mau kalah, sang istri, Lady Cempluk, memilih dandan di salon kecantikan yang ciamik biar kelihatan cantik. Maklum, resepsi kali ini tidak baen-baen. Selain tempatnya di gedung Univet, tamu undangannya pun kebanyakan para pejabat di Kota Makmur itu.

Ketika mau berangkat, dumadakan Cempluk lupa kalau sandal kesayangannya belum sempat disol karena jebat ketika dipakai arisan kemarin.

”Ya wis, sementara dilem wae Bune. Selak telat,” Jon Koplo menawarkan jasa ngesol sandal.

Sampai di tempat resepsi, ndilalah oleh Tom Gembus langsung didaulat untuk foto bersama kedua mempelai di pelaminan. Sambil memamerkan dandanannya, Cempluk pun tebar pesona kepada tamu-tamu lain. Setelah diambil gambarnya dan salaman dengan yang punya gawe, bersama sang suami, Cempluk pun langsung berjalan jenthat-jenthit menuruni panggung untuk menuju ke meja prasmanan.

Namun tampaknya Cempluk tidak menyadari kalau hak sandalnya yang agak tinggi tadi lemnya belum kering benar. Ketika terburu-buru takut kalau tidak komanan, tiba-tiba saja hak sandalnya copot dan mak gedebummm… Lady Cempluk pun nggeblag dengan suksesnya.

Karuan saja semua mata tertuju ke arahnya. Sebagian tamu pada menolong karena kasihan, namun sebagian lain pada tertawa kegelian.

Untung ada among tamu yang pengertian, Koplo dan Cempluk lalu dipersilakan duduk di meja VIP yang sebenarnya khusus bagi tamu kehormatan. Tentu saja hidangannya pun lain dengan tamu biasa.

”Gara-gara sandal jebat kita bisa duduk sama pejabat ya Bune,” celetuk Koplo yang ditanggapi Cempluk dengan wajah prengat-prengut.  Kiriman Annisa Siwi Anggrahini, Perum Gayamsari RT 03/RW XI, Blok C 32 Gayam, Sukoharjo.

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…