Sabtu, 18 Juli 2009 20:30 WIB Internasional Share :

Australia bantah beri travel warning

Jakarta–Beredar kabar Australia memberikan travel warning kepada warganya yang hendak berkunjung ke Indonesia. Namun kabar tersebut dibantah Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Stephen Smith. Menurut Smith, status peringatan kepada masyarakat Australia yang hendak ke Indonesia masih sama seperti dua tahun lalu, yakni travel advidsory.

“Kami tidak mengubah level imbauan pada warga Australia. Masih sama seperti 2 tahun lalu, masih berupa travel advice,” kata Smith saat jumpa pers bersama Menlu Hassan Wirajuda di Kantor Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Sabtu (18/7).

Australia, menurut Smith, justru malah bersedia membantu Indonesia dalam memerangi terorisme. Australia juga membantu memberi bantuan kepada para korban.

“Australia siap membantu Indonesia. Saat ini kami sudah menyediakan bantuan seperti peralatan luka bakar dan bantuan identifikasi mayat,” kata Smith.

Bahkan, kalau perlu, lanjut Smith, Australia akan mengirimkan bantuan seperti tenaga ahli CCTV untuk membantu menangani terorisme di Indonesia.

Sementara itu, Menlu Hassan Wirajuda mengatakan, setelah serangan teror bom kemarin, aparat keamanan Indonesia terus memperketat keamanan tidak hanya di Jakarta. Tapi juga seluruh tujuan wisata di Indonesia.

“Kejadian kemarin di Jakarta bukan berarti menyebabkan tujuan wisata lain di Indonesia tidak aman. Kami akan mengusahakan untuk sebisa mungkin meningkatkan keamanan agar para turis bisa tetap menikmati liburannya di Indonesia,” kata Hassan.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…