Jumat, 17 Juli 2009 14:25 WIB News Share :

SBY
Ledakan bom Marriott dan Ritz diduga dilakukan oleh teroris

Jakarta–Presiden SBY berduka atas ledakan bom di Hotel Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Dia memperkirakan ledakan bom ini dilakukan oleh teroris.

“Aksi ini diperkirakan dilakukan kelompok teroris. Meski belum tentu kelompok teroris ini yang kita kenal selama ini,” kata SBY dalam jumpa pers di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (17/7). Hingga pukul 14.00 WIB, jumpa pers masih berlangsung.

SBY prihatin dengan adanya ledakan bom tersebut. Dia menyebut ledakan bom tersebut sebagai titik hitam dalam sejarah Indonesia.

Sebelum menggelar jumpa pers, SBY menggelar rapat koordinasi dengan anggota kabinet terkait. Hadir antara lain Menko Polkam Widodo AS, Panglima TNI Jenderal Pol Djoko Santoso dan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Para anggota kabinet ini juga ikut bersama SBY saat menggelar jumpa pers.

Bom meledak di JW Marriott pada pukul 07.45 WIB. Setelah itu, pukul 07.47 WIB, ledakan kedua terjadi di Hotel Ritz Carlton.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…