Jumat, 17 Juli 2009 17:08 WIB Solo Share :

Puluhan kader PDIP geruduk Dewan

Solo (Espos)–Puluhan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Hariadi Saptono (FKPHS) Solo meng-geruduk Kantor DPRD, Karangasem, Solo, Jumat (17/7).

Kedatangan mereka untuk mendesak kepada Ketua Fraksi PDIP (FPDIP) YF Soekasno agar mengambil sikap atas kasus kekerasan terhadap Hariadi Saptono beberapa waktu lalu dan menekan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penahanan terhadap tersangka.

Sebanyak lebih dari 20 orang kader simpatisan PDIP itu diterima YF Soekasno yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggota DPC PDIP di Ruang Kepanitiaan Gedung Dewan.

Koordinator FKMPHS Solo, Paryono saat ditemui wartawan, seusai audiensi dengan Ketua FPDIP, mengungkapkan, banyak kader simpatisan PDIP yang merasa tidak nyaman dengan perlakukan terhadap Hariadi Saptono, karena secara tidak langsung Hariadi Saptono itu merupakan Ketua DPRD Kota Solo.
Dia juga mempertanyakan status penahanan luar yang diberikan kepada pelaku kekerasan itu, padahal pihak kepolisian sudah menetapkan pelaku sebagai tersangka.

“Dengan tidak ditahannya secara langsung atas pelaku kekerasan itu, maka ada upaya penangguhan oleh seseorang tertentu. Oleh karenanya kami ingin mengetahui siapa orang dibalik penangguhan itu. Kami akan mendatangi Poltabes Solo untuk meminta penjelasan soal status tersangka yang tidak ditahan secara langsung itu,” ujarnya.

Anggota FKMPHS Solo, Sigit menambahkan, pihaknya juga akan beraudiensi dengan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP tentang permasalahan ini. Langkah untuk beraudiensi dengan DPC itu sebagai tindak lanjut atas saran dari Ketua FPDIP Solo saat berdialog di Dewan.

Ketua FPDIP DPRD Solo, YF Soekasno menyatakan telah menindaklanjuti peristiwa kekerasan yang menimpa Hariadi Saptono yang merupakan anggota FPDIP DPRD Solo. Tindak lanjut yang dilakukan, kata dia, sesuai dengan kapasitasnya sebagai Ketua FPDIP.

trh

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….