Jumat, 17 Juli 2009 15:54 WIB Karanganyar Share :

30% koperasi di Karanganyar ngambang

Karanganyar (Epsos)--Sekitar 30% dari 800-an koperasi yang ada di Karanganyar saat ini berada dalam kondisi hidup segan mati tak mau.

Koperasi-koperasi tersebut, dikemukakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Karanganyar, Sundoro dengan didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Pengembangan Koperasi, Titis Jawoto, tidak mampu berkembang karena pasif.
“Sementara, sisanya kami pastikan aktif dan berkembang,” katanya, Jumat (17/7).

Sundoro mengatakan, yang perlu dijadikan pertimbangan adalah aset koperasi di Karanganyar sangat besar. Total asetnya mencapai Rp 400 miliar lebih. Tetapi, lanjutnya, hampir sebagian besar dana tersebut adalah dana yang berasal para anggota. “Karena dana bantuan permodalan dari pemerintah, mulai APBN, APBD Provinsi sampai APBD Kabupaten, hanya Rp 20 miliar saja.”

Dengan komposisi aset masyarakat yang demikian besar ini, maka pemerintah akan mengupayakan peraturan untuk memberikan perlindungan. Untuk melindungi keberadaan koperasi di Karanganyar, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengusulkan dibentuknya Peraturan Daerah (Perda) yang khusus mengatur masalah koperasi.

haw

lowongan pekerjaan
Bagian Umum, Bagian Administrasi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Gerai Matahari dan Penjualan Kembali ke Fungsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (22/9/2017). Esai ini karya Flo. Kus Sapto W., seorang praktisi pemasaran. Alamat e-mail penulis adalah floptmas@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Berita akan ditutupnya dua gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M, Jakarta, cukup menarik…