Kamis, 16 Juli 2009 11:28 WIB News Share :

PDIP
SMS itu tidak benar

Jakarta–Sekjen PDIP Pramono Anung membenarkan beredarnya SMS yang mengatasnamakan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP Taufiq Kiemas (TK) yang menginstruksikan agar PDIP merapat ke pemerintahaan SBY. Namun, Pram menganggap SMS itu ngawur.

“SMS yang nggak benar tuh Mas,” kata Pram ketika dikonfirmasi soal SMS tersebut, Kamis (16/7).

Dalam SMS itu disebutkan alasan PDIP sebaiknya merapat ke pemerintah karena peran oposisi yang dijalankan PDIP selama 5 tahun tidak efektif. SMS itu tertulis atas instruksi Ketua Deperpu PDIP Taufiq Kiemas.

Pram mengatakan segala sesuatu keputusan PDIP termasuk soal apakah partai menjadi oposisi atau tidak harus melalui mekanisme keputusan partai. Keputusan itu akan diumumkan oleh Ketua Umum dalam rapat DPP setelah ada pengumuman hasil Pilpres oleh KPU.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…