Kamis, 16 Juli 2009 11:46 WIB Ekonomi Share :

Kadin
Pemerintah harus konsisten perangi penyelundup

Jakarta–Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rahmat Gobel mengatakan, pihaknya berharap pada pemerintah untuk konsisten dalam memerangi penyelundupan terutama pada lima produk tertentu.

Lima produk tertentu yang dimaksud adalah produk garmen, elektronika, mainan anak-anak, makanan dan minuman serta alas kaki.

“Produk itu mempunyai nilai ekspor tinggi namun selundupannya juga tinggi. Untuk itu pengawasan harus sangat ketat,” katanya disela Seminar Nasional Membangkitkan Industri Mesin Perkakas Dalam Negeri di Departemen Perindustrian, Jakarta, Kamis (16/7).

Menurut dia, lima produk itu untuk dikembangkan di dalam negeri sangat besar. Selain itu pangsa pasar didalam negeri sangat terbuka dan impornya harus di awasi dengan ketat.

Dengan adanya penundaan pasar bebas 2010, kata dia, akan menjadi peluang untuk memperkuat industri dalam negeri dan tidak tergantung pada impor.

“Inilah peluang kita untuk membangun industri yang kuat yang diharapkan bisa bersaing dengan negara lain. Kita sudah punya pasar yang cukup besar,” katanya menambahkan.

Sebelumnya pemerintah melalui Departemen Perdagangan akan mencabut sekitar 1.509 importir terdaftar lima produk tertentu karena tidak aktif melakukan impor dan melaporkan kinerjanya.

Pemerintah melalui Direktur Impor, Ditjen Daglu, Departemen Perdagangan Partogi Pangaribuan telah melayangkan surat terguran kepada importir terdaftar.

Adapun dasar dari teguran tersebut adalah pasal 8 Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 56/2008 tentang lima produk tertentu, perusahaan harus melaporkan kinerjanya secara rutin.

Sesuai data di Departemen Perdagangan jumlah importir tertentu mencapai 3.347 yang terdiri dari 1.524 importir elektronika, 495 garmen, 470 mainan anak, 477 makanan minuman dan 381 alas kaki.

ant/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…