Kamis, 16 Juli 2009 12:23 WIB Ekonomi Share :

JK
Defisit APBN 2009 hampir 3 persen

Jakarta–Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan defisit APBN 2009 akan naik dari yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar 2,5% dari PDB menjadi hampir 3%.

“Defisit hampir 3% atau di atas 2,7% untuk tahun 2009. Itu lebih kecil dibandingkan defisit Amerika Serikat,” ujarnya ketika ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta,Kamis (16/7).

JK mengatakan, salah satu pengaruh kenaikan defisit anggaran tersebut adalah menurunnya penerimaan pajak akibat lesunya perekonomian di 2009 yang terimbas krisis ekonomi global.

Bahkan JK mengungkapkan penerimaan pajak di tahun 2009 akan turun sekitar Rp 100 triliun dibandingkan dengan penerimaan pajak di tahun 2008.

“(Penerimaan pajak turun) itu otomatis saja, karena pertumbuhan ekonomi turun di 2009, otomatis penerimaan pajaknya juga turun dibanding 2008. Itu yang harus dikoreksi sekitar Rp 100 triliun, karena itu anggaran APBN-P sudah dimasukkan koreksian tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, JK juga menyampaikan mengenai dampak tingginya defisit anggaran yang dialami AS karena untuk dana stimulus fiskal guna menggerakkan roda perekonomiannya bergerak pasca krisis ekonomi.

Menurut JK besarnya defisit AS tersebut salah satu dampaknya adalah penguatan nilai tukar rupiah bisa terjadi karena dengan defisit yang tinggi maka AS akan gencar mencari utang dan mencetak dolar lebih banyak.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Accounting, Adminidtrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…