Kamis, 16 Juli 2009 11:16 WIB News Share :

Beredar isu, SMS dari Taufiq Kiemas agar PDIP merapat ke pemerintah

Jakarta–Isu panas menerpa PDIP setelah Pilpres. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP Taufiq Kiemas diisukan memerintahkan PDIP agar tidak menjadi partai oposisi dan diminta merapat ke pemerintah.

Isu permintaan Taufiq agar PDIP merapat ke pemerintahan itu beredar melalui SMS beberapa hari ini. Dalam SMS itu disebutkan alasan PDIP sebaiknya merapat ke pemerintah karena peran oposisi yang dijalankan PDIP selama 5 tahun tidak efektif. SMS itu tertulis atas instruksi Ketua Deperpu PDIP Taufik Kiemas.

Sekjen PDIP Pramono Anung yang dimintai konfirmasi soal ini membenarkan beredarnya sms itu. Bahkan Pram mengakui kalau SMS itu sudah disebarkan ke kalangan PDIP sejak 2-3 hari yang lalu.

“Saya sudah terima,” ujar Pram kepada detikcom, Kamis (16/7).

Berikut bunyi SMS yang beredar itu:

Arahan Ketua Deperpu (H. Taufiq Kiemas): Diperintahkan kepada seluruh kader PDIP untuk sepenuhnya tunduk kepada keputusan DPP dan Deperpu. Sikap oposisi selama 5 tahun ternyata tidak membuat kita dekat dengan rakyat, oleh karenanya diperlukan langkah nyata untuk kembali dekat dengan rakyat dengan cara membuka diri berkoalisi dengan presiden yang dipilih oleh rakyat. Salam merdeka.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…