Rabu, 15 Juli 2009 15:08 WIB Internasional Share :

WHO
Hampir 100.000 kasus flu babi terjadi di dunia

Canberra–Penyebaran virus flu H1N1 (flu babi) benar-benar tak terbendung. Menurut data terakhir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sejauh ini setidaknya 94.512 kasus flu babi telah dilaporkan di dunia.

Dari jumlah itu, menurut WHO, sudah 429 penderita flu babi yang meninggal. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP , Rabu (15/7).

Namun angka sebenarnya kasus flu babi diyakini jauh lebih besar dari itu. Sebab di Australia saja, jumlah kasus flu babi telah mencapai 10.387 kasus, atau lebih dari 10 persen total kasus yang telah dikonfirmasi WHO.

Demikian disampaikan Menteri Kesehatan Australia Nicola Roxon. Dikatakannya, dari jumlah itu saat ini yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 123 orang, dengan 58 orang di antaranya dirawat di ruang ICU.

“Tak ada pengujian untuk semua orang yang memiliki kasus ringan H1N1,” katanya pada konferensi pers di Canberra, Australia.

Sejauh ini sudah 20 penderita flu babi yang meninggal di Australia. Negeri Kangguru itu merupakan negara yang paling banyak mengalami kasus flu babi di wilayah Asia Pasifik. Pemerintah Australia telah memesan 21 juta vaksin flu babi, atau cukup untuk seluruh penduduknya.

WHO sebelumnya telah mengingatkan bahwa pandemi flu babi yang tengah melanda saat ini tak bisa dihentikan. Adapun vaksin flu babi baru akan tersedia pada September atau Oktober mendatang.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…