Rabu, 15 Juli 2009 17:05 WIB Sragen Share :

Tim kampanye SBY dan JK minta polisi DPO pelaku money politics

Sragen (Espos)–Tim kampanye SBY-Boediono serta JK-Win Sragen mendesak aparat kepolisian untuk segera menetapkan daftar pencarian orang (DPO) pelaku money politics atas nama Danu Tri P. Hal ini mengingat terlapor money politics yang ditemukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) diketahui menghilang pascamencuatnya kasus tersebut.

Demikian desakan disampaikan tim kampanye SBY-Boediono dan JK-Win saat mendatangi Mapolres setempat, Rabu (15/7).

Kedatangan mereka ditemui langsung Kasatreskrim AKP Y Subandi. Penasihat tim kampanye SBY-Boediono Sragen Rus Utaryono kepada Espos mengatakan mengingat batas waktu kasus pidana pemilu sesuai yang diatur dalam UU No 42/2008 tentang Pilpres tinggal tujuh hari ke depan maka aparat kepolisian segera bertindak.

Meskipun kini aparat penegak hukum sudah melakukan pemanggilan beberapa saksi terkait kasus money politics ini, Rus meminta terlapor Danu segera diperiksa. Untuk dimintai keterangannya mengenai keterlibatannya dalam money politics.

“Jika memang aparat kepolisian kesulitan untuk menghadirkan terlapor ini (Danu-red), sedangkan batas waktu tinggal tujuh hari lagi, maka saya usulkan tetapkan saja sebagai DPO,” jelasnya.

isw

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…